Nostalgia Hari Ini: Saat Niac Mitra Menjadi Raja Asia

Nostalgia Hari Ini: Saat Niac Mitra Menjadi Raja Asia

Nostalgia Hari Ini: Saat Niac Mitra Menjadi Raja Asia

Football5Star.com, Indonesia – 6 Desember 1979 adalah salah satu hari bersejarah bagi klub legendaris Indonesia, Niac Mitra. Saat itu, mereka berhasil menjadi raja di Asia setelah menjuarai Aga Khan Gold Cup.

Niac Mitra Surabaya saat itu tampil cukup baik di turnamen di Bangladesh. Di fase kedua sendiri, mereka berhasil memenangi Grup W melawan tim-tim seperti Singapura B, Korea Selatan XI, dan klub asal Bangladesh, Rahmatganj.

Di fase grup, mereka meraih dua kemenangan yaitu 4-1 melawan Korea Selatan XI, 4-1 melawan Rahmatganj, dan ditahan imbang tanpa gol oleh Singapura B.Perjalanan Niac kemudian dilanjutkan ke babak ketiga dan dilanjutkan dibagi menjadi beberapa kelompok dengan tim Tiongkok, Liaoning. , Singapura B, serta klub Thailand, Otoritas Pelabuhan.

Lagi-lagi, Samsul Arifin cs berhasil meloloskan diri berbekal runner up grup. Mereka berkat satu kemenangan yakni 2-1 melawan Liaoning, dan dua kali seri, 0-0 vs Port Authority, dan tidak ada gol ke gawang Singapura B.Di babak semifinal, Niac tak kesulitan melayani dua gol Abhani KC tanpa gol. balasan.

Nostalgia Hari Ini: Saat Niac Mitra Menjadi Raja Asia "class =" wp-image-361561
Khusus melalui skor tertinggi

Baik6 Desember 1979 menjadi momen krusial bagi Niac Mitra karena tampil di final melawan Liaoning. Pertandingan berlangsung ketat setelah gol Syamsul Arifin dibalas pemain Liaoning, Fan Guangmin. Pesta kemudian dilanjutkan lewat adu penalti. Niac Mitra akhirnya menang dengan kemenangan 4-2 melalui adu jotos.

Kesuksesan Niac Mitra tidak berhenti sampai di situ. RSSF mengabarkan salah satu bintang Niac Mitra, Dullah Rahim, adalah pemain terbaik. Meski Patrick Wee dari Singapura B juga disebut-sebut oleh sumber lain, dia juga diminta menerima penghargaan serupa

Tentang Piala Emas Aga Khan

Piala Emas Aga Khan disebut-sebut sebagai salah satu proyek percontohan AFC sebelum Kejuaraan Klub Asia. Turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 1958 di Dacca Stadium, Bangladesh.

Baca:  Nostalgia hari ini: rekor Xavi dalam kemenangan sulit Barcelona

Nama Aga Khan sendiri diambil sebagai bentuk pengabdian kepada salah satu pahlawan muslim di Bangladesh. Dulu turnamen ini sangat bergengsi di Asia karena tidak ada kompetisi resmi dari AFC.

Nostalgia Hari Ini: Saat Niac Mitra Menjadi Raja Asia "class =" wp-image-361562

Tim-tim dari Indonesia sangat sukses. Empat kali tim Indonesia menang di sana. Seleksi Indonesia Pertama pada tahun 1961, kemudian tim PSSI Garuda U-23 1966, setahun setelah PSMS Medan. Hingga Niac Mitra menutup persembahan gelar tim-tim Indonesia di turnamen tersebut.

Total, tim Indonesia mengikuti Piala Emas Aga Khan sebanyak 12 kali. Selain empat juara, tim asal Indonesia ini juga menjadi runner-up dua kali, yakni 1960 (PSMS Medan) dan 1970 (Persebaya Surabaya).

Kiriman Nostalgia Hari Ini: Saat Niac Mitra Menjadi Raja di Asia muncul pertama kali di Berita Sepak Bola Terbaru, Skor Langsung, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.