PT LIB Liga 1 2020 Persebaya Minta PSSI Belajar dari Liga Vietnam yang Lanjut Tapi Ditunda Lagi COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, BNPB Disebut Ragu Izinkan Liga 1 Makan Konate Sempat Terjebak dalam Perang Libia, Kabur Naik Kereta Football5Star.com, Indonesia - Bintang Persebaya Surabaya, Makan Konate, ternyata punya cerita mengerikan dalam karier sepak bolanya. Dia pernah terjebak dalam perang di Libia hingga bingung mau pulang ke Mali. Konate memang sempat memperkuat salah satu Libia, Alakhdhar, pada 2011 sampai 2012. Dia tercatat bermain dalam 12 pertandingan dan itu merupakan klub pertamanya di luar Mali, dan sebelum hijrah berkarier di Indonesia. Walau cuma sebentar, Makan Konate mengalami pengalaman yang tak terlupakan selama di Libia. Dia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri orang-orang berperang. Padahal, sebelumnya dia cuma tahu perang melalui film saja. "Ya itu, saya cuma tahu perang lihat dari film atau bagaimana. Tapi ini realitas saya lihat sendiri di Libia. Itu sulit sekali, kaget keluarga kaget juga," ungkap Makan Konate dalam wawancara eksklusif di YouTube Football5Star. https://www.youtube.com/watch?v=8Zkelb0mChw&t Tak sampai di situ, Konate bahkan sempat kesulitan pulang kembali ke Mali karena perang tersebut. Dia dan tiga rekannya sesama pemain asing di Alakhdhar saat itu kebingungan terjebak dalam perang di Libia. "Waktu itu, saya mau pulang juga sulit, Libia masih lockdown belum bisa terbang. Dari kota saya tinggal, sampai Tripoli tak ada pesawat. Klub kasih surat, kita berempat pemain asing, dua Mali satu pantai Gading satu Mozambik," kata Makan Konate. Malahan, Konate akhirnya mencoba pulang dengan menggunakan Kereta dari Benghazi. Dia bersyukur bisa pulang ke Mali dengan selamat meski tak bisa tidur selama perjalanan lantaran dihantui teror perang. "Lalu kita ambil kereta dari Benghazi ke Masri, itu satu malam. Sampai Masri, saya naik pesawat ke Mali. Susah sekali, capek sekali, tak bisa tidur, capek sekali. Alhamdulillah sudah pulang tak ada apa-apa, keluarga juga lega," tutup Makan Konate.

Persebaya Melunak, Bakal Segera Tentukan Markas Liga 1 2020

PT LIB Liga 1 2020 Persebaya Minta PSSI Belajar dari Liga Vietnam yang Lanjut Tapi Ditunda Lagi COVID-19 di Indonesia Tembus 100 Ribu, BNPB Disebut Ragu Izinkan Liga 1 Makan Konate Sempat Terjebak dalam Perang Libia, Kabur Naik Kereta Football5Star.com, Indonesia - Bintang Persebaya Surabaya, Makan Konate, ternyata punya cerita mengerikan dalam karier sepak bolanya. Dia pernah terjebak dalam perang di Libia hingga bingung mau pulang ke Mali. Konate memang sempat memperkuat salah satu Libia, Alakhdhar, pada 2011 sampai 2012. Dia tercatat bermain dalam 12 pertandingan dan itu merupakan klub pertamanya di luar Mali, dan sebelum hijrah berkarier di Indonesia. Walau cuma sebentar, Makan Konate mengalami pengalaman yang tak terlupakan selama di Libia. Dia bahkan melihat dengan mata kepala sendiri orang-orang berperang. Padahal, sebelumnya dia cuma tahu perang melalui film saja. "Ya itu, saya cuma tahu perang lihat dari film atau bagaimana. Tapi ini realitas saya lihat sendiri di Libia. Itu sulit sekali, kaget keluarga kaget juga," ungkap Makan Konate dalam wawancara eksklusif di YouTube Football5Star. https://www.youtube.com/watch?v=8Zkelb0mChw&t Tak sampai di situ, Konate bahkan sempat kesulitan pulang kembali ke Mali karena perang tersebut. Dia dan tiga rekannya sesama pemain asing di Alakhdhar saat itu kebingungan terjebak dalam perang di Libia. "Waktu itu, saya mau pulang juga sulit, Libia masih lockdown belum bisa terbang. Dari kota saya tinggal, sampai Tripoli tak ada pesawat. Klub kasih surat, kita berempat pemain asing, dua Mali satu pantai Gading satu Mozambik," kata Makan Konate. Malahan, Konate akhirnya mencoba pulang dengan menggunakan Kereta dari Benghazi. Dia bersyukur bisa pulang ke Mali dengan selamat meski tak bisa tidur selama perjalanan lantaran dihantui teror perang. "Lalu kita ambil kereta dari Benghazi ke Masri, itu satu malam. Sampai Masri, saya naik pesawat ke Mali. Susah sekali, capek sekali, tak bisa tidur, capek sekali. Alhamdulillah sudah pulang tak ada apa-apa, keluarga juga lega," tutup Makan Konate.

Football5Star.com, Indonesia – Persebaya Surabaya akhirnya melunak soal keikutsertaannya dalam Liga 1 2020 yang akan dilanjutkan Oktober mendatang. Mereka diklaim akan segera menentukan markasnya beberapa hari ke depan.

Seperti diketahui, Persebaya dan Barito Putera sempat ditunggu responsnya terkait Liga 1 2020. Belakangan, kedua tim itu mulai melunak. Barito jua sudah menyatakan kesediaannya melanjutkan kompetisi, dan Persebaya jua akan menentukan kandang.

Hal itu diungkapkan langsung oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB). Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, mengungkapkan kalau sudah ada komitmen dari klub berjuluk Bajul Ijo itu. Mereka memang harus pindah markas karena Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sedang dalam tahap renovasi utnuk Piala Dunia U-20 2021.

Aji Santoso - Persebaya Surabaya - Liga 1 2020 - persebaya. id
persebaya.id

“Persebaya akan menentukan (kandang) dalam waktu dekat. Mungkin dalam satu sampai dua hari ini sudah ada keputusan. Kami sudah bertemu dengan pihak mereka di Surabaya ketika berkunjung Senin (31/8/2020),” ungkap Sudjarno dikutip dari Antara.

Bajul Ijo memang belakangan mulai menunjukkan kesediaannya main di Liga 1 2020. Hal itu setelah mereka melakukan tes SWAB kepada para pemainnya yang merupakan salah satu syarat buat tim peserta yang ingin ikut lanjutan Liga 1. Tak cuma itu, mereka jua sudah mulai latihan perdana.

“Dari awal kita concern agar protokol lebih diperjelas dan dipercepat untuk disampaikan ke klub, karena memang belum ada panduan soal protokol kesehatan. Makanya kalau kita lihat sekarang masing-masing klub menjalankan standar masing yang berbeda-beda,” kata Manajer Persebaya, Candra Wahyudi usai bertemu PT LIB dalam laman resmi klub.

The post Persebaya Melunak, Bakal Segera Tentukan Markas Liga 1 2020 appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Baca:  Kalvin Phillips: Jutaan Tahun Saya Tak Berpikir Masuk Timnas Inggris